Karies gigi masih menjadi salah satu masalah kesehatan gigi paling umum pada anak. Konsumsi makanan manis, kebiasaan menyikat gigi yang kurang baik, serta pola makan tinggi karbohidrat sering menjadi pemicu utamanya. Namun, tidak banyak orang tua mengetahui bahwa ada jenis makanan yang justru membantu mencegah karies. Salah satunya adalah keju! karena sifaynya yang unik, kini keju dikenal sebagai "snack anti karies".
Apa itu snack anti karies?
Jadi snack anti karies adalah makanan yang tidak merusak gigi atau menyebabkan gigi berlubang, tidak menurunkan PH mulut, bahkan membantu menetralkan asam di dalam mulut, serta mendukung proses remineralisasi atau perbaikan pada lapisan email gigi. Keju merupakan salah satu makanan yang memenuhi seluruh kriteria tersebut.Kenapa keju baik untuk kesehatan gigi?:
1. Tinggi kalsium dan fosfor
Keju kaya akan mineral yang berperan penting dalam memberkuat email gigi. Kalsium dan fosfor bekerja untuk meningkatkan kekuatan email dan memperbaiki area gigi yang mulai terdegradasi akibat asam (remineralisasi).
2. Memiliki kandungan protein casein
Casein adalah protein alami pada susu dan keju. Fungsinya untuk membentuk lapisan pelindung pada email, membantu menjaga stabilitas mineral gigi, dan mengurangi efek erosi dari makanan asam atau manis. Maka dari itu keju menjadi makanan yang tidak merusak gigi, bahkan setelah dikonsumsi.
3. Merangsang Produksi Saliva
Salah satu manfaat paling penting dari keju adalah kemampuannya meningkatkan produksi air liur. Air liur ini berperan menetralkan asam, membilas sisa makanan, dan menghentikan proses demineralisasi. Konsidi mulut yang lembab dan memiliki PH stabil sangay penting untuk mencegah terjadinya karies.
4. Tidak mengandung gula tambahan
Berbeda dengan snack anak pada umumnya, keju tidak mengandung gula tambahan, tidak mudah difermentasi oleh bakteri penyebab karies. Sehingga tidak memicu penurunan PH yang berbahaya bagi gigi.
Keju bukan hanya makanan lezat, tetapi juga memiliki manfaat besar untuk kesehatan gigi anak. Kandungan mineral, casein, dan kemampuannya merangsang saliva membuat keju menjadi "snack anti karies" yang efektif dan aman. Bahkan beberapa studi menunjukkan bahwa anak yang lebih sering mengonsumsi keju memiliki risiko karies yang lebih rendah. Dengan memberikan keju sebagai camilan atau penutup setelah makan, orang tua dapat membantu mengurasi risiko kerusakan gigi pada anak sejak dini.